Total Tayangan Halaman

Rabu, 12 Oktober 2011

MENJEMPUT KEMATIAN


Dikisahkan dalam kitab HikayatushSHohabat dalam perang mut’ah ‘Abdulloh bin Rowahah R.A sudah tiga hari tidak makan apapun. Ketika Ia menepi dari medan perang untuk sekedar mencicipi sepotong daging,Ia mendapat berita bahwa Ja’far R.A telah syahid. Maka Ia bangun sambil mencela dirinya,: “Kamu sibuk dengan dunia(makan)”. Lalu Ia membuang daging itu dari tangannya,kemudian meraih bendera islam dan menerjang barisan orang-orang kafir. Ketika itu salah seorang kafir menyerangnya sehingga satu jarinya terputus. Pada saat itu Ia membaca Syair:

Kamu hanyalah satu jari tanganku yang telah berdarah
Tidak lebih dari itu,
Dan itupun di jalan Alloh ‘azza wa jalla yang sudah tinggi nilainya
Wahai nafsu,pahamilah dengan baik
Walaupun kamu tidak syahid disini,kamu aka mati jua
Pasti kamu akan mati
Lihatlah,sesuatu yang kamu cita citakan(mati syahid) sekarang ada didepanmu
Jika kamu dapat mencapai seperti dua sahabatmu,Zaid dan Ja’far R.A
Niscaya kamu akan mendapat petunjuk
Tetapi jika kamu tertinggal dibelakang,
Maka kamu akan bernasib malang

Kemudian Ia berkata pada dirinya sendiri,: “Apa yang kamu pikirkan sekarang? Jika kamu memikirkan istri,maka sekarang juga aku ucapkan talak tiga kepadanya. Jika kamu memikirkan hamba sahaya, maka aku merdekakan semuanya. Jika kamu memikirkan kebun-kebun,maka aku sedekahkan semuanya karena Alloh SWT. Wahai nafsu,apakah kamu tidak berniat untuk memperoleh surga? Demi Alloh kamu pasti bergerak kearah surga, baik dengan sukarela maupun terpaksa. Kamu telah hidup sekian lama dengan tenang,apa lagi yang kamu cita-citakan? Berpikirlah tentang hakikat dirimu! Dahulu kamu hanya setetes air mani.”
Setelah berkata demikian,Iapun menyerang musuh-musuh Islam hingga syahid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar