Dikisahkan
dalam kitab HikayatushSHohabat dalam perang mut’ah ‘Abdulloh bin Rowahah R.A sudah
tiga hari tidak makan apapun. Ketika Ia menepi dari medan perang untuk sekedar
mencicipi sepotong daging,Ia mendapat berita bahwa Ja’far R.A telah syahid.
Maka Ia bangun sambil mencela dirinya,: “Kamu sibuk dengan dunia(makan)”. Lalu
Ia membuang daging itu dari tangannya,kemudian meraih bendera islam dan
menerjang barisan orang-orang kafir. Ketika itu salah seorang kafir
menyerangnya sehingga satu jarinya terputus. Pada saat itu Ia membaca Syair:
Kamu hanyalah satu jari tanganku yang telah berdarah
Tidak lebih dari itu,
Dan itupun di jalan Alloh ‘azza wa jalla yang sudah tinggi
nilainya
Wahai nafsu,pahamilah dengan baik
Walaupun kamu tidak syahid disini,kamu aka mati jua
Pasti kamu akan mati
Lihatlah,sesuatu yang kamu cita citakan(mati syahid) sekarang
ada didepanmu
Jika kamu dapat mencapai seperti dua sahabatmu,Zaid dan Ja’far
R.A
Niscaya kamu akan mendapat petunjuk
Tetapi jika kamu tertinggal dibelakang,
Maka kamu akan bernasib malang
Kemudian Ia berkata pada dirinya
sendiri,: “Apa yang kamu pikirkan sekarang? Jika kamu memikirkan istri,maka
sekarang juga aku ucapkan talak tiga kepadanya. Jika kamu memikirkan hamba
sahaya, maka aku merdekakan semuanya. Jika kamu memikirkan kebun-kebun,maka aku
sedekahkan semuanya karena Alloh SWT. Wahai nafsu,apakah kamu tidak berniat
untuk memperoleh surga? Demi Alloh kamu pasti bergerak kearah surga, baik
dengan sukarela maupun terpaksa. Kamu telah hidup sekian lama dengan tenang,apa
lagi yang kamu cita-citakan? Berpikirlah tentang hakikat dirimu! Dahulu kamu
hanya setetes air mani.”
Setelah berkata demikian,Iapun
menyerang musuh-musuh Islam hingga syahid.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar